Minggu, 27 Januari 2013

Dimana Komitmen ?



Kala sunyi senyap menghanyutkan
Seorang diri dalam lamunan
Tiba-tiba kekuatan itu datang
Dengan sebuah jawaban tanya

"Dimana kalian?"
"Jangan bertanya, mengapa aku sendiri?"
Karena hakikatnya, aku bersama dengan Allah
Innallaha ma'ana

Maka dimana komitmen itu dahulu
Sementara dengan mudahnya
Meninggalkan majelis yang membersamai
Jiwa-jiwa yang tenang mencintai dan dicintai Allah

Tak kan habis manusia-manusia
Yang akan Allah pilih di bumi persada
Tak kan habis penolong-penolong agama Allah
Meski dengan jumlahnya yang sedikit

Padahal begitu nikmat dalam jama'ah
Jika seorang diri tertatih bahkan terjerumus

Maka dimana komitmen?
Bersama saudara menjejak kafilah yang telah berlalu
Mengumpul bekal-bekal diri
Sebagai pejalan menuju kampung akhir

Kesenangan yang Allah siapkan baginya
Jauh lebih indah dari kesenangan kini
Setiap gerik langkahnya
Berbuat
Meninggalkan
Kan terbalas pada hari penghisaban
Hari keadilan seadil-adilnya

Sejenak refleksi hati saat ini
Dimana komitmen yang terpatri dahulu

Belumkah jelas keterangan dari Rasulullah
Atas bashirah yang telah sampai pada kalbu
Belumkah lahir cinta kepada manusia terkasih
Berjiwa mulia dengan penuh pengorbanan
Menyampaikan risalah panji islam
Dan janji bertemu dengannya kelak
Di suatu hari nanti
Saat waktu yang dijanjikan

Indahnya perjumpaan dengannya
Begitu rindu kalbu
Ingin melihat rupanya

Tapi,
Waktu itu misteri
Hanya Allah pengatur alam ini yang Maha Tahu
Kapan tiba sangkakala dibunyikan

Maka dimana komitmen itu?
Yang telah sulit kita bangun
Melawan dan menahan nafsu
Menjadi budak syaitan budak dunya

Kita telah proklamirkan bersama
Kemerdekaan jiwa kita yang hina
Kala menghamba pada makhluk
Tuk menjadi hamba yang hanya menyembah Allah saja
Yang hanya bergantung pada sang Khalik yang Menciptakan
Yang hanya menghamba pada Allah Yang Maha Kuasa

Dimana komitmen itu?

Kuingatkan diriku dan dirimu
Bersama memegang komitmen itu
Kafilah ini tidak butuh nama kita
Kan terus mereka berjalan ada atau tidaknya kita
Karena kita yang butuh berada di jalan ini
Sebagai perbekalan berkumpul di tempat
Adanya Rasulullah dan para nabi
Bersama orang-orang shalih

Sekeras apakah hati?
Sesulit meruntuhkan keegoan diri
Menghancurkan lumut perbudakan syaithan
Hingga melahirkan cabang-cabang alasan
Menjauh dari jalan ini.

Bangun komitmen kembali
Yang lemah, lesu, sakit, sekarat
Dengan ilmu dan berjama'ah
Allah kan turunkan rahmat dan kemudahan
Atas setiap kesungguhan.

Dimana kalian?
Tetapkah kalian dengan khusyuk di sepertiga malam akhir
Komitmen tiada hari berlewat tanpa tadabbur AlQuran
Mujahadah dalam amal jama'i
Hingga tanya, mengapa taat itu berat dan pahit?
Ternyata karena surga itu manis


0 komentar:

Posting Komentar

Syahid Copyright © 2009
Scrapbook Mania theme designed by Simply WP and Free Bingo
Converted by Blogger Template Template