Kala sunyi senyap
menghanyutkan
Seorang diri
dalam lamunan
Tiba-tiba
kekuatan itu datang
Dengan sebuah
jawaban tanya
"Dimana
kalian?"
"Jangan
bertanya, mengapa aku sendiri?"
Karena
hakikatnya, aku bersama dengan Allah
Innallaha ma'ana
Maka dimana
komitmen itu dahulu
Sementara dengan
mudahnya
Meninggalkan
majelis yang membersamai
Jiwa-jiwa yang
tenang mencintai dan dicintai Allah
Tak kan habis
manusia-manusia
Yang akan Allah
pilih di bumi persada
Tak kan habis
penolong-penolong agama Allah
Meski dengan
jumlahnya yang sedikit
Padahal begitu
nikmat dalam jama'ah
Jika seorang diri
tertatih bahkan terjerumus
Maka dimana
komitmen?
Bersama saudara
menjejak kafilah yang telah berlalu
Mengumpul
bekal-bekal diri
Sebagai pejalan
menuju kampung akhir
Kesenangan yang
Allah siapkan baginya
Jauh lebih indah
dari kesenangan kini
Setiap gerik
langkahnya
Berbuat
Meninggalkan
Kan terbalas pada
hari penghisaban
Hari keadilan
seadil-adilnya
Sejenak refleksi
hati saat ini
Dimana komitmen
yang terpatri dahulu
Belumkah jelas
keterangan dari Rasulullah
Atas bashirah
yang telah sampai pada kalbu
Belumkah lahir
cinta kepada manusia terkasih
Berjiwa mulia
dengan penuh pengorbanan
Menyampaikan
risalah panji islam
Dan janji bertemu
dengannya kelak
Di suatu hari
nanti
Saat waktu yang
dijanjikan
Indahnya
perjumpaan dengannya
Begitu rindu
kalbu
Ingin melihat
rupanya
Tapi,
Waktu itu misteri
Hanya Allah
pengatur alam ini yang Maha Tahu
Kapan tiba
sangkakala dibunyikan
Maka dimana
komitmen itu?
Yang telah sulit
kita bangun
Melawan dan
menahan nafsu
Menjadi budak
syaitan budak dunya
Kita telah
proklamirkan bersama
Kemerdekaan jiwa
kita yang hina
Kala menghamba
pada makhluk
Tuk menjadi hamba
yang hanya menyembah Allah saja
Yang hanya
bergantung pada sang Khalik yang Menciptakan
Yang hanya
menghamba pada Allah Yang Maha Kuasa
Dimana komitmen
itu?
Kuingatkan diriku
dan dirimu
Bersama memegang
komitmen itu
Kafilah ini tidak
butuh nama kita
Kan terus mereka
berjalan ada atau tidaknya kita
Karena kita yang
butuh berada di jalan ini
Sebagai
perbekalan berkumpul di tempat
Adanya Rasulullah
dan para nabi
Bersama
orang-orang shalih
Sekeras apakah
hati?
Sesulit
meruntuhkan keegoan diri
Menghancurkan
lumut perbudakan syaithan
Hingga melahirkan
cabang-cabang alasan
Menjauh dari
jalan ini.
Bangun komitmen
kembali
Yang lemah, lesu,
sakit, sekarat
Dengan ilmu dan
berjama'ah
Allah kan
turunkan rahmat dan kemudahan
Atas setiap
kesungguhan.
Dimana kalian?
Tetapkah kalian
dengan khusyuk di sepertiga malam akhir
Komitmen tiada
hari berlewat tanpa tadabbur AlQuran
Mujahadah dalam
amal jama'i
Hingga tanya,
mengapa taat itu berat dan pahit?
Ternyata karena
surga itu manis

0 komentar:
Posting Komentar